Leonardi Paris H
Blog Universitas Komputer Indonesia

LOMO

LOMO
Yuk bahas sedikit tentang LOMO.?. Lomo, sebuah jenis kamera analog yang unik, yang mengindahkan sedikit etika dalam dunia fotografi sperti kecepatan rana, bukaan lensa, ISO, dll. Let's begin . . .


Sejarah Lomografi

Penemu mula-mula Lomografi adalah Michail Panfilowitsch Panfiloff. Beliau merupakan salah satu sosok terpenting dalam LOMO Rusian Arms and Optical, yaitu pabrik senjata dan alat-alat optik Uni Soviet (Red:Russia). Jadi begini, beliau meneliti kamera yang diperolehnya dari Jendral Igot Petrowitsch Kornitzky. Nama kameranya Cosina CX-1 berasal dari Jepang. Lalu Bpk. Michail merasa terusik dengan kemampuan Cosina CX-1 dan beliaupun tertarik menelisik dan meneliti lebih jauh mengenai kamera tersebut. Kemudian kamera inipun ditiru dan dikembangkan dari desain dan fiturnya. Selang berapa lama kemudian, produk tersebut diperjualbelikan bagi kalangan tersendiri yaitu hanya untuk warga Uni Soviet saja. Produk tersebut dinamai Lomo Kompakt Automat (Lomo LC-A). Akhirnya kamera ini d produksi massal dan diekspor ke negara-negara komunis terdekat seperti Ukraina, Polandia, dan Ceko.
 
Namun, produksi kamera tersebut akhirnya melemah. Di tahun 1991, dua mahasiswa yang luar biasa seperti saya (kira-kira begitu ^^), yaitu Matthias Fiegl dan Wolfgang Stranizinger menggunakan kamera Lomo. Mereka mengambil gambar Kota Praha dengan cara yang tidak lazim, selain itu mereka juga memproduksi kamera jenis tersebut dan menjualnya dengan harga yang jauh lebih miring dibanding kamera lainnya. Sang Lomo akhirnya mulai mengepakan sayapnya kembali, tentunya setelah aksi-aksi promosi yang dilakukan oleh mereka. Lomografi menjadi dikenal kembali, komunitaspun terbentuk pertama kali yang bernama Lomographische Gesellschaft. Melalui komunitas ini pameran lomografi dilaksanakan dibanyak kota besar, seperti St.Petersburg, Wina, New York, Berlin, Cologne, Madrid, Kairo, Tokyo, dll. Karena hal tersebut, kedua mahasiswa tersebut meyakinkan kepala pabrik dan wakil walikota (Vladmir Putin) untuk memproduksi kembali kamera lomo, tapi dalam jumlah besar.


Tips & Trick Ber-Lomografi

1. Take your LOMO everywhere you go.
 Bawalah kamera Lomo kemanapun anda pergi, karena dimanapun anda dapat menemukan obyek foto yang tak terduga.

2. Use it anytime - day or night.
Pakailah kamera Lomo tanpa batas. Pakai kamera Lomo baik siang maupun malam, kapan saja di berbagai situasi dan kondisi.

3. Lomography is not an interference in your life, but a part of it.
Jadikanlah Lomografi sebagai bagian dari diri anda dan nikmatilah waktu memotret suatu obyek dengan kamera Lomo.

4. Shoot from the hip.
Ambil gambar yang menyenangkan.

5. Approach the objects of your lomographic desire as close as possible.
Dekati obyek foto sedekat mungkin selain karena kamera Lomo umumnya tidak ada zoom, harus ada feel tersendiri antara anda dengan obyek foto.

6. Don't think.
Jangan berpikir, gunakan hati dan penglihatan.

7. Be fast.
 Cepat dalam memotret suatu obyek foto, tidak perlu banyak berpikir/berteknik.

8. You don't have to know beforehand what you've captured on film.
Anda tidak perlu terlalu memikirkan gambar seperti apa yang akan anda ambil.

9. You don't have to know afterwards, either.
Tidak perlu memikirkan bagaimana hasil dari gambar yang telah anda ambil.

10. Don't worry about the rules.
 Jangan khawatir tentang aturan-aturan fotografi dan jangan terlalu memikirkannya saat anda menggunakan kamera Lomo.
 
Nah, dah ngerti s'dikitkan.?? sekarang coba praktek. Pinjem boleh, beli lebih bagus lagi ^^. Take beberapa obyek yang menyenangkan hati. Cuci hasil negatif dari film, dan taraaaaaa.!!! hasil yang tidak terduga. Foto akan mempunyai efek seperti ngeburn, vintage, ngeblur dikit, kya ngezoom fokus bulet, trus ada efek warna-warna cerahnya (kya pelangi), dll. (*bhasa fotografinya ga bgtu tau, hhe).


Jenis-Jenis Kamera Lomografi

Sekarang mengenal beberapa kamera lomo. Ada 7 jenis kamera lomo dengan keunggulannya masing-masing. Saya lebih suka dengan jenis Colorsplash karena saya bisa bermain dengan warna. Kalo kamu.?.
 
1. Lomographic ActionSampler
1
Kamera ActionSampler akan menghasilkan foto yang terbagi menjadi empat bagian (dua diatas dan dua dibawah) dalam satu kertas foto.
 
 
2. Lomographic Colorsplash Camera
1
Hasil foto dengan menggunakan kamera jenis colorsplash akan bermain dengan warna. Warna yang tampil difoto belum tentu sesuai dengan warna asli. Kamera ini seringkali digunakan untuk acara di malam hari.
 

3. Lomographic Fisheye Camera
1
Kamera saku dengan lensa mata ikan (fisheye). Cakupan pandangan 170 derajat. Hasil foto berbentuk bulat seperti mata ikan. Kamera Lomo Fisheye ada 2 jenis, yang tipe pertama disebut fisheye1, dan tipe kedua atau disebut fisheye2. Beda dari 2 tipe ini adalah, tipe kedua mempunyai viewfinder yang cembung, jadi kita dapat tahu bagaimana hasil gambarnya. Dan juga sudah dibekali dengan mode Bulb dan Multiple Exposure.
 

4. Lomographic Frogeye Underwater
1
Kamera ini tetap dapat digunakan meski di dalam kolam renang/air tanpa casing khusus. Itu sebabnya kamera jenis ini disebut frogeye atau mata katak. Kamera ini sekarang tidak diproduksi lagi (dead stock).
 

5. Lomographic SuperSampler
1
Kamera ini mirip dengan ActionSampler karena kedua kamera tersebut sama-sama menghasilkan foto yang terbagi menjadi empat bagian dalam satu kertas. Namun, hasil dari kamera SuperSampler terbagi menjadi bagian-bagian yang memanjang atau horisontal ataupun vertikal.
 
 
6. Lomographic Oktomat
1
Dalam 1 kali jepret akan tampil menjadi 8 foto.
 
 
7. Lomographic Pop 9
1
Dengan 1 kali jepret akan tampil menjadi 9 foto kecil dalam 1 lembar foto.
 
 

Ragam

Di indonesia ada komunitas untuk pecinta lomonografi, namanya Lomonesia yang telah terdaftar di Lomonographi di vienna. Ternyata dibandung juga ada komunitasnya, Lomographic Society Bandung (LSB). Trus panggilan bagi pecinta lomo adalah Lomo Ranger. Berminat.??? Saya sudah lebih dulu, tapi ga punya Lomonya. Nabung...nabung...^^

Sumber :

 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 13 Juni 11 - 23:49 WIB
Dalam Kategori : LOMO, LOMOGRAFI, KAMERA, FOTOGRAFI
Dibaca sebanyak : 3794 Kali
Rating : 1 Bagus, 0 Jelek
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback